Note: sebelum baca mari tancapkan persepsi kalau isi dari tulisan ini gak sepenuhnya fakta, sebagian hanya khayalan gue yang tertuang dalam kata terbungkus kalimat-kalimat fiktif.
---------------------------------------------------------------------------------------------
Senin pagi ini, dan aku masih saja berfikir kenapa dia jadi begitu. Hanya bisa menatap kosong pada layar komputer.... dan beribu pertanyaan "kenapa" dan "mengapa" di elu-elukan oleh seluruh sel-sel dalam tubuhku, meminta untuk dicarikan jawabannya.
Yah, tepat 3 bulan sudah dia menghilang tanpa jejak. Dan perlu di ulangi... "tanpa jejak". Seorang *dia* pun yang awalnya aku anggap lelaki terbaik bisa juga melakukan hal seperti itu. Kenapa dia harus datang di hidupku oh Tuhan..... Kenapa dia harus datang kalau ternyata dia harus pergi tanpa alasan. Dan kenapa aku sayang dia. Terlalu cepat sebenarnya aku menitipkan rasa padanya. Tapi kenapa dia menawarkan kenyamanan yang begitu indah untukku.
BERSAMBUNG......
Yah, tepat 3 bulan sudah dia menghilang tanpa jejak. Dan perlu di ulangi... "tanpa jejak". Seorang *dia* pun yang awalnya aku anggap lelaki terbaik bisa juga melakukan hal seperti itu. Kenapa dia harus datang di hidupku oh Tuhan..... Kenapa dia harus datang kalau ternyata dia harus pergi tanpa alasan. Dan kenapa aku sayang dia. Terlalu cepat sebenarnya aku menitipkan rasa padanya. Tapi kenapa dia menawarkan kenyamanan yang begitu indah untukku.
BERSAMBUNG......